Gimana nih kabar temen-temen aku semua??? baik-baik saja kan… Alhamdulillah, yang nulis juga dalam keadaan baik, tapi ada campurannya juga, hehehe…!! Bosan nih sob, masak dari tadi ngerumpi sama ibu terus ! pengen berbagi sesuatu deh. Hmm… gini saja, aku pengen nyeritain dikit tentang ihwan. Mungkin ada yang nggak tahu tentang ihwan tuh apa sih??? Apa yang dipakai pas ibadah haji? tapi itu kan baju ikhrom. Atau yang sering mampang di tv? lain lagi tu ma iklan. Hmm… yang jelas ihwan tuh bukan makanan, barang, atau lainnya. Apa mungkin yang sering nongkrong di jalan, liat ada akhwat lewat langsung teriak, “ Suitt… suit… sun titik dik???”. Atau orang yang begitu ngeliat ada spion kendaraan langsung saja ngaca, nggak peduli ada pemiliknya apa enggak ! sisir kanan, sisir kiri, tarik rambut ke atas ke bawah. “Nggak peduli mau ada pemiliknya atau enggak, yang penting aku bisa ngaca”, mungkin itu yang diucapkan si ihwan. Mungkin hampir tepat sih, tapi nggak semua sikap ihwan sama seperti itu
Terus seperti apa ya ihwan itu??? Ihwan itu makhluk yang tahan banting. Mau diserang dari depan, kanan-kiri, atas-bawah, nggak bakalan mempan. Mau dihina, dicaci, dimaki, dinasihati, dipuji, sampai bibir nih ndoweer nggak bakalan mampu. Wow!!! hebat donk yang namanya ihwan ini. Tapi sehebat-hebatnya apa pun pasti ada kelemahannya lho… Terus dimana ya kelemahannya? Setelah dilakukan penelitian selama 3 tahun, masa percobaan selama 6 bulan 4 hari, dan survei yang melibatkan 1 juta gelintir ihwan oleh ICW (Ihwan Correspondent Word) menyatakan bahwa, ihwan sangat lemah jika diketuk dari belakang. Bukan diserang tapi hanya diketuk. Loh, kog bisa??? Bisa donk, apa lagi yang ngetuk spesialis perasaan, alias akhwat. Wow!!! hebat hebat hebat. Terus gimana cara kerjanya? Aku juga nggak tahu, aku kan juga seorang ihwan, mungkin ada tombol on-off yah dipunggung kita. Bentar bentar, nanti aku cari
Setelah kita tahu kelemahan dan kelebihannya, seperti apa sih ihwan sebenarnya? Ihwan itu lebih suka main logika dari pada perasaan, nonjolin otot dari pada pikiran, lebih gampang terpancing emosi dari pada berpikir dingin. Lebih suka melindungi dari pada dilindungi, senengannya menang sendiri nggak mau diatur, pengen tampil hebat dari lainnya, apa lagi jika di depan akhwat, dan masih banyak lagi. Seperti yang aku paparkan tadi, setiap ihwan satu dengan yang lain pasti ada perbedaan. Contohnya dalam hal komitmen atau visi misinya. Yang aku tahu ada 3 spesies ihwan dalam hal visi misi kehidupannya, hmm… apa saja yah
Pertama adalah ihwan pecundang. Ciri ihwan pecundang nggak mau pikir panjang, gampang umbar janji tapi tak ada yang ditepati, cuma bisa ngomong tapi tidak bisa berbuat apa-apa. Ihwan pecundang tidak mau mengambil resiko, dia takut kehabisan bekal dalam perjalanan, tidak mau merantau karena takut sakit dan menderita. Sehingga ia hanya berjalan di tempat sambil memimpikan cita-citanya namun tak mau mengambil jalan untuk menggapainya. Kedua adalah ihwan penuh sensasi. Ceroboh, gegabah, banyak ngomong sedikit berbuat, kalau buat janji kadang ditepati kadang tidak, merupakan ciri-ciri utama ihwan penuh sensasi. Dalam awal perjalanan ihwan penuh sensasi sangat kuat, dan mampu menghadapi rintangan-rintangan yang menghadang. Namun dalam akhir perjalanan menuju garis finish, ihwan penuh sensasi kehabisan bekal, dia bingung, takut, tidak berani menghadapi rintangan terakhir, dia putuskan untuk kembali ke garis start dan membawa persediaan bekal yang banyak dan mengulangi kembali perjalanannya. Tapi tidak ada perjalanan kedua bagi seorang ihwan, hanya sekali dan tak mungkin diulangi. Yang terakhir adalah ihwan sejati, hmm… apa yah cirri-cirinya? Ihwan sejati berpikir matang, tidak ceroboh dan tidak tergesa-gesa, setiap janji yang dia buat pasti ditepati, sedikit ngomong tapi banyak berbuat, dan yang terpenting ihwan sejati sangat bertanggung jawab terhadap apa yang dilakukannya. Bermimpi tapi memikirkan cara menggapainya. Dalam sebuah perjalanan, ihwan sejati mampu menghadapi rintangan dan belajar dari permasalahan yang ia temui, ia tegas dalam bersikap dan mampu merubah apa yang dia temui menjadi sesuatu yang baik. Dalam separuh perjalanan ihwan sejati kehabisan bekal, dan ia mulai diselimuti rasa putus asa, takut, dan bingung. Tapi ihwan sejati tetap melanjutkan perjalanannya, meski ia telah memperhitungkan ia akan sakit, menderita, lapar, dan haus dalam perjalanannya. Rintangan demi rintangan ia lalui dengan semangat membara di hati, akhirnya ihwan sejati sampai di garis finish dan mengangkat bendera kemenangan, dan ia berkata: “Inilah janjiku, dan kau adalah buktinya !”. Terus anda termasuk yang mana? Diri andalah yang bisa menjawab dan orang terdekat anda, jangan lupa tanyalah pada Yang Maha Kuasa, Allah SWT. Termasuk golongan apakah anda saat ini? Tapi aku hanya ingin menekankan, ini bukanlah ajang promosi
Kalo dipikir-pikir nggak nyambung yah??? tapi disambungin aja kalee, hehehe… Mungkin banyak persepsi mengenai ihwan, tapi ini hanya pendapatku toh mungkin banyak pendapat lain, kalo ada yang nggak setuju diusulin aja nggak usah dibawa ke MK, tambah ruwet aja kalee !!! Hmm… terus gimana ya cara pandang ihwan mengenai seorang akhwat ! nih, bagus nih buat di bahas lagi… ya seperti yang aku paparkan diawal tadi, setiap ihwan satu dengan ihwan yang lain pasti berbeda ! cara pandangnya pun belum tentu sama, tapi menurut desas-desus angin pinggir jalan mengatakan bahwa, hal pertama yang dilihat dari seorang ihwan terhadap akhwat adalah penampilan fisiknya. Mau cantik atau jelek, mau putih atau hitam, mau gemuk atau kurus, mau tinggi atau pendek, mau mancung ke depan atau mancung ke dalam, mau body-nya gimana gitu atau gitu gimana… yah, terserah masing-masing ! Tanyalah pada diri anda sekalian hai jiwa ihwan…? Setelah seleksi tahap awal selesai, seorang ihwan akan melakukan seleksi tahap akhir dan menentukan lulus-tidaknya seorang akhwat, kayak ujian aja ! Terus apa??? Nggak usah ditanya dan dipikir lagi, setelah berkas-berkasnya komplit seorang ihwan akan menyelam ke hati akhwat, hahh!!! Nggak usah kaget, nih cuma perumpamaan saja ! Artinya seorang ihwan akan mengenali hati akhwat ini. Hmm… bisa aja yah
Itu sih cara pandang ihwan terhadap akhwat, kalo dibalik gimana yah??? Ah, nggak bisa baca, tulisannya kan terbalik, hehehe… nggak gitu kalee ! maksudnya cara pandang akhwat terhadap seorang ihwan, itu yang bener. Apa dilihat dari tinggi badannya, mancung-nyungsep hidungnya, warna kulitnya, aneh-nggak kelakuannya, gemuk-kurusnya, njeprak-tidur rambutnya, baik-buruk pikiran dan hatinya, kekar-kerempeng badannya, kasar-halus ucapannya, perhatian-juteknya, atau pinter ngerayu-nggaknya??? Ah, aku nggak tahu ! aku kan bukan akhwat, bagi yang seorang akhwat tolong dijawab yah!!! Yah itu dia, banyak yang perlu diungkapkan tapi tidak harus se-detai-detailnya
Ya udah lah… semuanya kan nggak mesti harus sama, toh berbeda-beda itu kan jauh lebih asyik dan biar bearagam. Hmm… dah sob, dah capek nih nulis ! lagian dah aku tumpahkan disini, hehehe… ingat, ini hanya pendapatku saja ! kalo memang ada yang nggak terima kasih saran aja, atau dating ke rumahku biar bisa nyampein uneg-unegnya. Nggak usah dibawa ke MK ya ! nanti malah ruwet, hehehe… Memang itulah, semuanya punya cerita, punya makna, yang apa pun itu dan tidak mungkin disamakan melainkan hanya punya kemiripan saja
Puisi buat permaisuriku
Ingin aku katakan padamu, pujaan hati
Arti kisah cinta, tulus dan suci di kehidupan islami
Sebuah rajutan asmara, yang ingin dinikmati
Pemberian sang Ilahi
Lagu cinta aku lantunkan, saat menghadap Ilahi
Memecah kegundahan hati
Sebuah janji suci, ihwan sejati
Untukmu, hai permaisuri
Satu kisah indah, cinta hakiki
Bersama bidadari hati
Langkah kaki, rindu antara dua insani
Percayalah kasih, semua akan indah pada saatnya nanti
Urat nafas terengah, menyelam ke palung kasih sayangmu, terlena dalam buaian cinta sejati
Hilir pasang air di pesisir, tersiram akan rindu yang haus, terhanyut akan rindu yang tak bertepi
Aku hargai tulusnya kasih sayangmu, secerah mentari terbit di ufuk timur, senandung bunga mekar di kebun cinta
M… Sebuah huruf awal namamu dan namaku, menorehkan tinta emas dilembaran putih, setulus kasih dan sayangmu padaku
Memandang indahnya senyummu, buat ku terbuai dalam selimut cintamu
Awal dari sebuah kisah, berselimut cinta yang tulus dan suci, berisikan arti sebuah pengorbanan
Dik, tahukah kau siapa diriku ??? Aku terkadang lupa siapa diriku, ku masih tak kuasa menahan jilatan iblis, dan aku takut akan diriku yang lalu. Tapi itulah aku, ku kan tetap berpegang pada tali Ilahi
Hatimu dan hatiku, jagalah selalu. Tetaplah jadi permaisuriku, duhai bidadariku
Aku tak mau jauh darimu, kau kan ada dalam sanubariku, meski benteng melintang antaramu dan aku
Selalu ingatlah Dia, Yang Maha Pencipta lagi Maha Segalanya. Jadikanlah kami ya Allah, sebagai hamba-hamba-Mu yang bertawakkal
Bidadariku, tetaplah seperti itu
Inginku berikan cinta yang tulus dan suci untukmu. Cinta untuk seorang permaisuri, just for you
Menyepi mentari di ufuk barat
Untaian kata yang terucap, saling beradu
Hamparan awan kian memerah, kian lama kian malu
Aku tata dan ku rajut
Mahligai pulau kita
Mahligai ufuk sore
Aku ingkar pada setiap mata
Dan aku munafik pada setiap kata
Hiruk tawa canda kian terasa
Aku… mulanya tak terasa
Separuh jiwa telah terjaga
Bersama senyum yang terlukis
Inilah cinta… cinta di ufuk sore
Cinta, banyak orang mengatakan kalau cinta itu buta, cinta laksana pedang yang terhunus siap menebas siapa saja yang dihadapannya. Tapi itu bukan namanya cinta sob…! Cinta punya mata, punya telinga, punya perasaan, dan cinta itu hidup, cinta memberikan keindahan tersendiri bagi pelakunya, hehehe… tau aja padahal gak tau. Kalau orang bilang cinta bisa ngerubah segalanya, ngerubah preman jadi ustadz, bodoh jadi pandai, malas jadi rajin, yang mati jadi hidup, ow kalo tu gak bisa namanya juga orang dah mati tapi kalo hatinya yang mati bisa aja kan.
Ya… itulah saudaraku, cinta… cinta kalo dipandang dan dirasa enak juga tapi kalo dimakan gak tau yah….! Banyak orang rela mati demi cintanya, mereka adalah pejuang cinta sejati, cinta sejatinya yakni cinta hanya kepada Allah SWT, mereka tak tanggung-tanggung meninggal di medan perang demi cintanya dan menjadi mujahid. Subhanallah, indah bener yang namanya cinta. Tapi kalo kita denger akhir-akhir ini banyak orang yang mati demi cintanya, kayak berita di TV tuh. Seseorang meloncat dari tower laksana penerjun bebas tapi gak pakai parasut sih, sebelum loncat dia niatin dulu ‘Aku rela mati demi cintaku padamu’ (maksudnya cintanya kepada sesama manusia) wuesss…… nih orang dah loncat, eh…. gak ada yang mau nangkep, inna lillahi wa inna ilaihi raaji’un, tewas ditempat deh. Tapi matinya nih orang gak bisa disebut sebagai pejuang cinta sejati atau mujahid, mereka laksana mati konyol, waduhh, sia-sia donk !. Putus cinta bukan berarti akhir hidup kita, toh masih ada waktu kalo memang masih ada umur, tapi bener juga omongan orang pinggir jalan kalau bersatu kita teguh, bercerai kita kawin lagi, hehehe….. gak ada matinya, mungkin aja dia bukan jodoh kita, trus ada juga yang bilang kalo ‘Cinta ditolak, dukun bertindak’, wah….. orang ke3 donk. Tapi jangan mbahas dukun toh aku juga asli orang Dukun, hehehe…….
Tapi bagaimana cerita pemuda-pemudi yang sedang buai cinta? Waduhh, ku juga gak tau, tapi tergantung niatnya ja kan, kalo memang cintanya diniatkan karena Allah SWT dan mengharap ridho-Nya, ya insyaallah…… tapi aku pernah denger kalo ada beberapa golongan yang menjadi musuh syaithanirrajim, salah satu golongannya adalah pemuda-pemudi yang saling mencintai karena Allah SWT, wahh ! semoga aja aku termasuk. Amien…..
Dah seliwar-seliwer nih, gak enak bikin capek aja ! tapi sob ku gak bisa komen lagi tentang masalah cinta, toh aku juga baru anak kemaren yang baru aja bisa bersihin ingusku sendiri. Tapi bagaimana ya rasanya jika kita ditinggal orang yang kita cintai dan sayangi ? he...mm, kalo yang ini aku bisa sedikit komen sob, ya mungkin ini pengalaman pribadiku aja yah (itung-itung curhat lah…!). Mungkin sudah hampir setahun lebih aku ditinggal mati sama nenekku, dia tuh orang yang aku cintai dan sayangi, meski namanya juga nenek-nenek yah ! identik bawel, suka marah-marah, selalu ngatur kehidupan kita, tapi ini yang bikin aku kangen (he…mm, merenung dikit gak apa-apa yah !). Oh ya… hampir lupa, rasanya bukan sakit lagi lebih dari itu malahan, saat-saat itu aku mengalami keterpurukan dalam hidupku, bahkan selang beberapa hari setelah kematian nenekku aku pun jatuh sakit dan harus istirahat total kurang lebih 9 hari, duh… berapa banyak uang yang dikeluarkan keluargaku ya….?
Memang aku butuh waktu lama untuk bangkit, meski amanah menjadi ketua IPRA waktu itu sudah menanti. Huuhhh… gimana yah waktu itu aku bingung sekali, ku putuskan tuk pasang tampang kokoh namun hati hancur.
Pengalaman ini buatku mengerti arti cinta dan kasih saying karena Allah SWT, sejak hari itu ku putuskan aku tidak akan melukai atau memainkan perasaan orang lain, termasuk kamu yang membaca tulisanku ini (tapi yang ku kenal aja yah….!) hehehe…., tapi saat ini pun aku masih takut akan kehilangan orang yang ku sayangi (wajarlah manusiawi). He…mm, berat ya hidup ini, tapi takkan berat kalau dipikul bersama-sama, bareng temen, keluarga, atau mungkin istri tercinta (hahaha….. itu bahasan nanti aja !). Tapi kalo boleh nanya…..? Bila seseorang bisa ngerubah hidup kita kearah yang baik, misalnya dia memberi motivasi, ajakan-ajakan yang baik, serta mengajak kita agar lebih dekat kepada Allah SWT, apa salah bagi kita bila timbul perasaan cinta dan sayang padanya, dan itupun kita mencintainya karena Allah SWT ? He..mm, bisa dijawab dihati masing-masing, dipostingin dikomentar, atau sebarin lewat media massa (kayak orang hilang aja).
Ya udahlah namanya juga dilema, hehehe…… ya udah cukup sekian aja ya sob, pusing aku nulis ini semua, tapi ya gak apa-apa……. namanya juga saling berbagi. Sekian yah maaf bila ada salah……
Maaf pak Indra bahan ujian TIK ada diposting lama.....hehehe, yang ini nggak bisa nunggu untuk dipostingin !!!
Buku ini disusun dengan pola pembahasan yang simple, ringan, dan tidak bertele-tele, sehingga menjadikan buku ini mudah untuk dipelajari dan sangat pas jadi teman belajar yang asyik dan menyenangkan. Setiap pokok bahasannya disertai dengan sample dan contoh latihan yang akan embantu Anda dalam memahami isi materi dan pengaplikasiannya.
Seri buku komputer CorelDraw X4 untuk Pemula ini sangat cocok digunkan oleh para pelajar dan pemula yang ingin mengenal dan dapat menggunakan CorelDraw X4 dengan baik. Meskipun buku ini lebih dikhususkan untuk para pemula, namun isi materi yang dibahas cukup kompleks.
Powerpoint, adalah satu-satunya software yang saya kuasai untuk membuat tayangan presentasi. Tapi ternyata menguasai materi presentasi jauh lebih penting daripada menguasai Powerpoint….
Pertama kali saya presentasi di depan prof. Abdul Halim, saya dapat komentar: “lain kali, kalau mau presentasi, baca dulu, belajar dulu! Bukan baca untuk belajar disini… Saya ngga ngerti kamu tadi cerita apa… Emang, kamu juga ngerti bribe itu apa?”…. (kebetulan, artikel yg saya bawakan bertopik: bribe)…. Iya, prof. Halim betul. Saya tidak paham dengan apa yg saya presentasikan. Saya hanya membacakan powerpoint, copy-paste dari MsWord terjemahan, ke slide msPowerpoint.
Waktu saya presentasi tentang Philosophy of Science di kelas Prof.Abdul Halim bertanya:
“Pep! tu kamu pasang gambar awan maksudnya apa?”… Saya kaget. Dalam hati: “kok… pertanyaannya ngga penting?….” (aduh, maaf prof., saya sempat mbatin gitu, hehehe…). Saya bengong.
Tapi mikir juga: “iya juga ya…. ngapain aku masang gambar awan disitu….”